Automatic Gen-Set Controller

Trans AMF

Tersedia

Controller AMF yang digunakan untuk mendeteksi kondisi listrik utama/PLN, menyalakan genset secara otomatis saat listrik utama bermasalah, serta membantu proses perpindahan beban dari PLN ke genset sesuai konfigurasi sistem. Cocok untuk kantor, ruko, gudang, sekolah, klinik, rumah sakit kecil, pabrik skala menengah, dan sistem genset standby otomatis.

Fitur Utama

  • Mendeteksi kondisi listrik utama/PLN.
  • Menyalakan genset otomatis saat PLN mati atau bermasalah.
  • Membantu transfer beban dari PLN ke genset.
  • Mematikan genset otomatis saat PLN kembali normal.
  • Memantau tegangan, arus, dan kondisi mesin.
  • Menyimpan event dan alarm untuk kebutuhan pengecekan.

Spesifikasi

  • LCD display.
  • Konfigurasi parameter melalui USB.
  • Event dan alarm log hingga 500 data.
  • Statistik pemakaian genset.
  • Remote start/stop, speed, dan idle control via J1939.
  • Power factor measurement 3 phase.
  • 4 resistive sender input untuk level, temperature, oil pressure, dan spare.
  • Speed sensing dari alternator voltage atau magnetic pickup.
  • 3 phase load current dan earth current measurement.
  • 7 configurable input dan 4 output.
  • Mode Auto, Manual, dan Test.
  • Weekly working permit calendar.
  • Exercise timer dan load test selection.
  • Mendukung CanBus J1939 ECU.
  • Tegangan kerja 8–32 VDC.
  • CT secondary 5A.
  • Proteksi depan panel IP65.
  • Dimensi 229 × 152 × 41 mm.
  • Panel cut-out 182 × 135 mm.
Download Datasheet

Comparison Table Generator Controller

Spesifikasi Trans AMF

Trans-AMF
Trans-AMF
Dimensions 229x152mm
Synchronising Synchronization Check
Mains Voltage 3Ph
Gen Voltage 3Ph
Current 3Ph Gen
Mag.PickUp +
CanBus J-1939 +
Configurable Inputs 7
Remote Start Input conf
Oil Pressure Input Sender or
Alarm
Temperature Input Sender or
Alarm
Aux. Sender Input 2
Charg.Alt.Input +
Configure Outputs 4
Crank output 1
Solenoid output 1
MCB out +
GCB out +
Communication USB
I/O Expansion Module /+
Remote monitoring Modules Messenger

WEB-Ethernet

WEB-GPRS

GPRS

FAQs

01Apa fungsi utama Trans-AMF?

Trans-AMF berfungsi untuk mendeteksi kondisi listrik utama/PLN, menyalakan genset secara otomatis saat listrik utama bermasalah, dan mengatur perpindahan beban sesuai konfigurasi sistem.

02Bagaimana cara kerja Trans-AMF saat listrik utama/PLN bermasalah?

Controller mendeteksi gangguan pada listrik utama/PLN, memberikan perintah start kepada genset, menunggu tegangan dan frekuensi generator stabil, kemudian mengatur perpindahan beban ke genset.

03Apa yang dilakukan Trans-AMF saat listrik utama/PLN kembali normal?

Controller mengembalikan beban ke listrik utama/PLN, menjalankan waktu pendinginan mesin, kemudian mematikan genset sesuai parameter yang telah dikonfigurasi.

04Parameter apa saja yang dapat dipantau oleh Trans-AMF?

Trans-AMF dapat memantau tegangan, arus, daya, power factor, suhu mesin, tekanan oli, level bahan bakar, kecepatan mesin, kondisi baterai, dan kondisi generator.

05Apakah Trans-AMF memiliki penyimpanan event dan alarm?

Ya. Produk ini dapat menyimpan hingga 500 data event dan alarm beserta nilai pengukuran terkait.

06Komunikasi dan integrasi apa yang didukung Trans-AMF?

Produk ini mendukung komunikasi USB, pilihan RS485, dan CanBus J1939 ECU serta dapat diintegrasikan dengan module monitoring dan expansion module.

07Apa perbedaan Trans-AMF dengan Trans-AUTO?

Trans-AMF memiliki fungsi deteksi listrik utama/PLN dan transfer switching, sedangkan Trans-AUTO berfokus pada fungsi start, stop, monitoring, dan proteksi mesin genset.

08Untuk aplikasi apa Trans-AMF cocok digunakan?

Produk ini cocok digunakan pada kantor, ruko, gudang, sekolah, klinik, rumah sakit kecil, pabrik skala menengah, dan sistem genset standby otomatis.

WhatsApp Hubungi Sales